Chapter 7
Kidding
"Yo-shi-ki-san aku sedang tidak bercanda,"
Yoshiki menghentikan aktivitas makannya dan menatap Hana, lalu lanjut makan lagi. Hana sweatdrop.
"Menurutmu?"
Hana sedikit tesentak dengan pertanyaan Yoshiki.
"ka-kata pria tadi kau.... R-Raja I-Iblis...." Akhirnya Hana melontarkan pernyataannya walau dengan gemetar.
"Yes that's rights. I'm king of the demon." Yoshiki menatap Hana dengan mata yg berubah menjadi merah darah berkilat. Yoshiki sengaja mengeluarkan aura membunuh.
'Gluk' Hana menelan ludah.
Yoshiki yg ia kenal adalah raja iblis. Fakta menakutkan bukan? Namun tiba-tiba otaknya merekam sebuah kenangan.
"Fuh... Yokatta...."
"Yokatta?" Yoshiki bingung.
Bibir Hana melengkung tersenyum. "Yokatta... Ternyata Iblis memang ada."
Yoshiki tercengan. "Apa maksudmu?"
"Iie..." Hana menggeleng.
"Hn."
"Ano ne ... K-Kuroto-s-sama aku ada janji menemani Sayu kencan," Hana langsung bangkit dari duduknya dan hendak keluar namun GREP tangannya dicengkram Yoshiki kuat. "Matte! Apa mak-?" "Aku sudah telat! Gomen!" Hana mengibatkan tangannya dan berlari keluar restoran. Kebetulan juga tempat restoran itu hanya berjama 3 blok dari mall tempat ia janjian dengan Sayu.
"Apa maksudnya ini? Dia raja iblis datang ke dunia manusia dan mengajakku makan malam? Konyol," rutuk Hana dalam hati. Tiba-tiba air matanya menetes. "Eh?" Hana segera menyekanya dengan cepat dan menahan supaya tidak ada yg menetes lagi. "Jangan buat aku menyukaimu. Aku bisa terluka karena kau pasti tidak menyukai cewek tomboy dan aneh sepertiku," ucap Hana pelan.
"HANAAAAA~" Suara Sayu terdengar membuat Hana mendongkak dan melihat Sayu melambai. Hana tersenyum dan segera berlari kearah Sayu.
"Wah, jadi ini pacarmu?" Hana menyikut tangan Sayu pelan.
"Haha iyo, kenalkan Toshiki Yamada,"
"Dare ka Sayu?" tanya Yamada pacar Sayu.
"Anata, dare wa Hana desu. Ore no tomodachi,"
"domo."
"domo."
'Ck! Cewek ini bodoh ya? Dia nggak lihat kami sedang kencan!? Sayu juga kenapa sih ajak2 cewek yg gak jelas kelaminny! Cewek tapi tampan, cowok tapi manis. Huh!'
"Saa, hayaku."
Sayu dan Yamada bergandengan tangan mesra didepannya. Mungkin kalau bukan atas nama sahabat dia tak mungkin mau melakukan hal konyol ini. Menjadi pengganggu orang kencan? Tidak! Sejujurnya Hana iri melihat dua orang didepannya. Tapi Hana sadar siapa dirinya. Mungkin bisa menikah nanti suatu keburuntungan, pikirnya.
'Ck! Sial wanita jadi-jadian itu tak kunjung pulang! Aku jadi tak bisa melakukan sesuatu yg rahasia kepada Sayu!"
"Ne Ne! Toko cosplay! Masuk ah!" Sayu berteriak layaknya anak kecil dan segera berlari memasuki toko itu. Hana yg hendak menyusul ditarik oleh Yamada dan di pepetkan ke dinding.
"Hey kau! Cewek gak jadi! Sampai kapan kau mengikuti kami? Kau pasti miskin dan tidak punya pacar kan?" ledek Yamada.
DEG. Hana langsung bingung menjawab apa.
"Menjauh darinya." tiba-tiba sebuah suara yg sangat femiliar bagi Hana terdengar.
"Hah?" Yamada melepaskan Hana dan memasang wajah mengejek pada Yoshiki.
Senin, 03 Maret 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar