Minggu, 19 April 2015

Yami no Ai [chapter 205]

Chap 205 perut datar dan sebuah bra putih menyambut Yoshiki. Hana sudah menyerah. "Hn, lepas semua pakaianmu" ujar Yoshiki penuh perintah dengan nada datar. "A-APA!!?" "Hn, cepat lakukan" "Ti-tidak mau!" Hana menatap ke arah lain sambil menggembungkan pipinya. "Hn? Tidak mau? Kau yakin?" Yoshiki sendiri mulai melepas kemejanya. " ... ." Hana tak menjawab dan masih memandang ke arah lain. "Hn, sayang sekali. Padahal ini sudah bersiap, tapi sayangnya istriku tidak mau menyentuhnya. Sepertinya aku akan mencari wanita lain untuk melakukannya" ujar Yoshiki sambil menyentuh miliknya yang sudah tegang di bawah. Hana tentu saja kaget mendengar ucapan Yoshiki, mau tak mau ia kembali mengarahkan kepalanya untuk menatap sang suami tidak terima. Dan saat itu, Saphirnya memandang tubuh berotot suaminya yang selama ini tersembunyi di balik kemeja yang selalu di kenakannya. Dengan keadaan telanjang, dan tangan kanannya mengusap pelan kejantanan miliknya. BLUSH. Wajah Hana langsung mendidih seketika. "A-apa itu tadi!? K-kau mengancamku!?" teriak Hana tidak terima. Yoshiki menyeringai menatap Hana, kini kedua tangannya ia gunakan sebagai sandaran di meja yang ada di belakangnya. Kuroto Yoshiki, dengan rambut ravennya, dan mata obsidian yang selalu menatap tajam, badan kekar tanpa sedikitpun lipatan lemak, serta kejantanan yang sudah mengacung tegak terpapar jelas di depan mata Hana. 'gluk' Hana meneguk ludahnya melihat pose Yoshiki sekarang. Sepertinya miliknya yang di bawah juga sudah merespon itu dengan adanya rasa basah di sekitar selangkangannya. Mata Hana menangkap benda lain. Yaitu laptop Yoshiki yang masih terbuka dan masih memperlihatkan scene seorang gadis yang memegang kejantanan milik pria. "u-uh.." Hana mulai bicara. "Yoshiki-kun tidak perlu memainkan eroge..." Hana mulai berjongkok. "Yoshiki-kun hanya perlu memainkanku saja" Hana mulai memegang kejantanan Yoshiki yang sudah mengacung. "ah... Ini sungguh besar dan hangat..." ujar Hana dengan senyumannya menatap penis Yoshiki yang ia genggam dengan tangan telanjang. "...aaa... Umhhh... Mhh" Hana mengarahkan milik Yoshiki pada mulutnya, lalu mengulum milik Yoshiki yang bisa dibilang cukup besar pada mulut sedang Hana. "...hhh..." Yoshiki terlihat menahan erangan kenikmatannya. Tapi dilihat dari ekspresinya, Yoshiki sangat menikmati sentuhan bibir Hana pada miliknya. Hana mulai memaju mundurkan milik Yoshiki di dalam mulutnya. Sambil sesekali menghisap pelan. "umm... Mmm.." Yoshiki tersenyum melihat kepala Hana yang ada di bawah sedang melakukan aktivitas bersama miliknya. Diusapnya rambut hitam pendek Hana dengan halus. "mempermainkanmu? Baiklah kita lihat berapa levelmu" ujar Yoshiki seolah membandingkan Hana dengan eroge yang biasa dimainkannya. Hana melepaskan kulumannya pada milik Yoshiki, pekerjaan mengocoknya langsung digantikan oleh tangannya dengan sigap. Milik Yoshiki yang sudah sangat licin karena liur Hana membuat kocokkan Hana semakin cepat.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.