Minggu, 24 Agustus 2014

Yami no Ai [Chapter 34]

Chap 34

"Yasudah selingkuh sana!" kau berhasil Yoshiki. Kau membuatnya cemburu.
"Puh, hahahahaha" tak tahan akan melihat wajah cemberut Hana yg dipalingkan membuat Yoshiki tertawa. Ya Yoshiki tertawa. Sebuah keajaiban bukan?
"Kenapa tertawa?" Hana terus menggembungkan pipinya tidak terima.
"Hn. Sayangnya aku tidak bisa melakukan itu. Karena ada 3 alasan yang lebih kuat yang mencegahku melakukannya."
"a-apa?"
"satu, aku tidak tertarik pada wanita lain selainmu" jawab Yoshiki serius.
Wajah Hana mulai memerah mendengarnya.
"Dua, aku milikmu sepenuhnya."
Hana sudah berasap.
"Tiga, aku mencintaimu."
Jantung Hana semakin berdetak kencang.
Hana kelagapan. Dibukanya cepat-cepat jendela mobil. Dan dihirupnya udara banyak-banyak.
Yoshiki yang melihat itu hany tersenyum samar.
"P-Pokoknya kalau kau selingkuh aku tidak akan memaafkanmu!" ucap Hana akhirnya setelah berhasil menata baik nafasnya.
"Oh ya? Apa yg akan kau lakukan?"
"aku akan berselingkuh juga"
"aku tinggal membunuh pria yg berselingkuh denganmu" jawab Yoshiki dingin.
"aku juga akan membunuh wanita yg berselingkuh dengamu" Hana mengulangi ucapan Yoshiki sama dinginnya.

"Selama 3 hari kedepan aku tidak bisa menemuimu. Maaf," Yoshiki sedari tadi sibuk membaca berkas-berkas di tanganya.
"Tidak masalah. Aku akan pergi dengan teman-teman kalau bosan," Hana juga sibuk. Membaca komiknya.
"My Lady..." Yoshiki tiba-tiba menindih tubuh kecil Hana.
"Yo-yoshiki-k-kun?" Hana kebingungan.
Tiba-tiba saja bibir maskulin Yoshiki mengulum leher jenjang tan Han. Mengigitnya sedikit. Hingga muncul bercak kemerahan disana.
Yoshiki segera bangkit dan tersenyum melihat hasil kerjanya. Ia sudah selesai menandai miliknya.
"Ah-apa y-yg k-kau lakukan?" jawab Hana dengan nafas beratnya.
"Hn. Hana menandai milikku."
"Oh..." Hana meraba bercak kemerahan di lehernya.
"Kau curang," ucap Hana tiba-tiba.
"Hn?"
"Aku juga harus melakukan sesuatu pada milikku!" Hana segera bangkit dan menurunkan resleting celana hitam Yoshiki.
Sedikit kaget Yoshiki melihat kelakuan Hana.
Tangan Hana mulai menari melepaskan kaitan sabuk dan kaitan celana Yoshiki. Diturunkannya celana beserta celana dalam Yoshiki.
Dan terlihatlah senjata rahasia Yoshiki.
"Hn." Yoshiki hanya tersenyum simpul melihatnya.
"A-Aku a-akan menandai ini," dengan sedikit ragu-ragu Hana mulai mengocok penik Yoshiki. Memasukannya kemulut lalu mengoralnya bagai permen.
Walau diam namun nafas Yoshiki terdengar berat. Ternyata ia sangat menikmati permainan lidah Hana.
"Umhhh... mmh... Ump..." Hana terus menghisap-hisap penis Yoshiki. Kadang mengocoknya sebentar menggunakan tangannya.
"Hn. Kau suka?" tanya Yoshiki menggoda.
Wajah Hana yang memerah malu tidak menjawab pertanyaan Yoshiki dan kembali melumat penis Yoshiki.
"Aku anggap sebagai 'ya'."
sampai akhirnya Yoshiki mengerang tertahan dan menahan kepala Hana agar tetap mengulum penisnya di dalam mulut Hana agar nantinya--
CROOT
Sperma Yoshiki tumpah di dalam mulut Hana dan berceceran di wajah Hana karena saking banyaknya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.