Jumat, 15 Agustus 2014

Yami no Ai [Chapter 24]

Chap 24

Yoshiki mencabut miliknya. Sehingga beberapa spermanya menyembul keluar dari milik Hana.
Yoshiki ambruk disamping Hana. Peluh masih terus menetes dari balik pori-pori tubuhnya. 'Pertama kalinya. Ya untuk pertama kalinya aku sampai kewalahan dalam menghadapi wanita' pikir Yoshiki.
Hana bangkit perlahan sambil melilitkan selimut ditubuhnya. Namun dengan segera pergelangan tangannya ditangkap Yoshiki.
"mau kemana?" selidik Yoshiki.
Hana malah tersenyum misterius. "Hanya sebentar kok" jawab Hana misterius.
Dan entah kenapa Yoshiki melepaskan tangan Hana begitu saja.
Hana melangkah mendekati tasnya lalu mengobrak-abrik isinya.
Tak lama, Hana kembali menghampiri Yoshiki yang sudah terduduk di tepi ranjang.
"O-Otanjobi O-omedetto" Hana menyerahkan sebuah buku sketsanya dengan sedikit gemetar.
"Hn?" Yoshiki menerima buku sketsa itu.
Dibukanya halaman pertama.
Nampak Yoshiki sedang berjalan di halaman sekolah.
Halaman kedua, Yoshiki tengan menyetir mobil.
Halaman ketiga, Yoshiki tengah serius mengerjakan soal.
Halaman keempat, Yoshiki tengah mencium seorang gadis, yang ternyata itu Hana.
Lengkungan di bibir Yoshiki muncul.
"Arigato..." ucap Yoshiki lalu merengkuh tubuh Hana seolah tubuh itu rapuh.

Suara cicitan para burung mengahmbur di setiap bagian istana kediaman Kurotake. Sudah pukul 8 lewat rupanya.
Disebuah kamar, nampak cahaya matahari sudah mulai meenrobos beberapa tirai.
"Nghh..." seorang gadis--ah bukan--wanita berambut pendek tengah mengucek-ucek matanya.
Saphire itu terbuka juga pada akhirnya. Dilihatnya tubuhnya tengah telanjang bulat.
Psssh... Wajahnya seketika kembali memerah. Entah utuk keberapa kalinya dalam sehari ini.
Cklek. Terdengar suara sebuah pintu terbuka. Refleks Hana menoleh mencari asal suara. Ternyata, 'suaminya' baru saja keluar dari kamar mandi pribadi mereka. Hanya dengan lilitan handuk dibagian pinggulnya.
"Kyaaaaa!!" refleks Hana berteriak dan segeram membelakangi Yoshiki sambil menutupi tubuh beserta wajahnya dengan selimut.
"Hn" Yoshiki tersenyum samar melihat tingkah Hana.
GREP...
Tiba-tiba Hana merasakan ada sesorang yang memeluknya dari belakang.
"Ohayou... My wife..." goda Yoshiki sambil berbisik seksi di telinga Hana.
Deg...Deg...Deg... Hei seseorang! Tolong tahan jantung Hana agar tidak melompat dari tempatnya!
"Hn" jari Yoshiki perlahan mencoba membuka selimut yang menutupi tubuh Hana.
"Gyaaaa!!" Hana segera berlari dengan tetap menarik selimutnya menjauhi Yoshiki.
"Hn. Masih malu?" goda Yoshiki. Pria bermata onix itu bangkit dan mulai membuka handuk yang memnutupi pinggulnya. Melihat itu Hana langsung menuju kamar mandi dan menguncinya rapat.
Setelah memakai kaos putih dengan kemeja hitam yang tidak dikancingkan dengan celana jeans hitam, Yoshiki mengetuk pintu kamar mandi yang ditempati Hana.
"Akan kupanggilkan Misaki untuk membantumu"
Hana yang tengah berendam hanya menenggelamkan wajahnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.