Rabu, 27 Agustus 2014

Yami no Ai [Chapter 37]

Chap 37

"Oh ini alamat email saya. My Lady bisa menghubungi saya lagi jika membutuhkan jemputan" ucap sang sopir tersenyum sambil memberikan secarik kertas.
"Arigato" Hana tersenyum.
Mobil porsche hitam itupun berhenti tepat di depan halte bus yg dimaksud. Hana segera turun dan saat itu Maki sudah menunggu Hana duduk di bangku halte bus menatap Hana dengan shock.
"Ha-hana?"
"Ma-maki? Ah aku tadi sekalian ikut paman tetangga yang mau berangkat kerja haha. Terima kasih paman... Haha" Hana melambaikan tangan kepada mobil hitam yang sudah mulai melaju itu.

"My Lord saya baru saja mengantar My Lady pergi berkumpul dengan teman-temannya" sopir itu mulai mengirimkan laporannya lewat transmisi.
Yoshiki menerima transmisi itu dengan alat yg dipasang di telinganya.
'KLIK' Yoshiki menekan tombol kecil pada alat itu dan berkata. "Hn"
"My Lady dijemput oleh seorang gadis bernama Mika. Dipastikan semua teman yg akan berkumpul dengannya semuanya perempuan"
"Hn. Kerja bagus"
KLIK. Yoshiki mematikan alat transmisi itu.
"Mooou Yui dan Shiro lama amat!"
'sudah kuduga mereka' Hana masih tak bergeming dengan komiknya.
"lakukan sesuatu Hana! Jangan baca manga terus!" Maki menggembungkan pipinya. "Telepon mereka atau kirimi mereka email atau ah aku lupa kau berhemat pulsa kan?"
"Ah tidak tidak. Mau kuteleponkan?" Hana mengeluarkan ponselnya dan mulai menelepon Yui.
"Ha? Sejak kapan kau begini?"
"Moshi moshi? Yui?" Hana mengacuhkan Maki.
"Ah Hana ya? Wah kau punya pulsa ya? Haha sabar aku sedang di bis ini"
"Ok kutunggu. Aku akan menelepon Shiro"
Dan telepon ditutup.
"Moshi moshi? Shiro?"
"Loh? Hana? Mimpi apa kau telepon aku? Merindukanku ya?"
"Haa dasar Shiro. Dimana kau sekarang? Aku dan Maki sudah menunggumu!"
"Loh kau juga ikut? Asyiiik! Sabar-sabar aku baru turun dari kereta tau! Tunggu 5 menit ya! Aku akan berlari!"
Dan telepon ditutup.
"Wah tak kusangka kau punya pulsa" ledek Maki, "dan lagi ponselmu baru!" Maki langsung merebut ponsel Hana dan mengamatinya.
"Heey! MAKI!" Hana mencoba kembali merebut ponselnya tapi gagal.
"Wow! Ini model terbaru kan? Keren! Kameranya 8 MP! Dan wallpapernya ini kau dan Kuroto-kun kan? He he he. Wah pulsanya juga sangat banyak. Jangan-jangan... Ponsel ini milik Kuroto-kun ya?"
"Chigau yo!" Hana merebut ponselnya. "Ini milikku."
"Saa berarti kau dibelikan Kuroto-kun beserta pulsanya!"
"mmh" lidah Hana keluh.
"Ha? Benar? Ciyeee..." Maki malah menyoraki Hana.
"Hentikan Maki! Malu tau!"

"Hontou? Hana pacaran dengan Kuroto-san?" Shiro langsung heboh.
"Urusai yo" Hana menahan rona diwajahnya dengan mencuri satu suapan cake desert Shiro.
"EEEEHHH??" Shiro tidak terima cakenya dicuri.
"Wah wah, aku benar-benar terkejut" Yui sendiri hanya menganggap enteng.
"AAAH SIAL! SEKARANG HANYA AKU YANG BERJUANG MENDAPATKAN KIZU-SENPAI!?" Maki menggebrak meja pelan.
"memang sejak awal yg berjuang mendapatkan si banci itu cuman kamu Maki" ucap Yui datar.
"KIZU-SENPAI TIDAK BANCI!"
"Iya, tapi keibuan" sambung Hana.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.