Dan akhirnya, tanpa banyak pikir Hana segera mengambil sepotong coklat dan memakannya dengan (berusaha)anggun.
Dituangkannya sebotol anggur ke sebuah gelas seperti sudah biasa. Padahal Hana sendiri baru pertama kali ini menyentuh botol anggur.
Kenapa Hana menggambil anggur?
Karena hanya itu yang ada. Tidak ada jus. Tidak ada susu.
Hana sendiri memang sedikit penasaran dengan rasa anggur.
"Gluk" tegukan pertama Hana pada minuman beralkohol.
"ukh" rasanya pahit dan aneh.
Akhirnya diputuskannya memakan coklat lagi untuk mengurangi rasa aneh di lidahnya.
5 menit...
Nampaknya Wine Putih yang telah diminum Hana mulai bereaksi. Membuat wajah Hana sedikit memerah.
"Domo, My Lady" ternyata seorang tamu undangan berambut ikal coklat menghampirinya sambil menunduk.
"Ehh?" Hana kebingungan. Wajahnya memerah. Matanya sedikit sayu.
"Watashi wa Kagaru desu" orang itu memperkenalkan diri.
"H-Hana K-Kuroto desu hiks.." Hana mabuk
"Saa, Yoroshiku onegaimashu. My Lady" pria itu merah tangan Hana dengan sopan hendak mengecupnya. Tangan Hana semakin dekat dengan bibir pria itu.
PLAK
Tiba-tiba tangan Hana ditepis dan ditarik seseorang.
"Apa maksudmu?" tanya Yoshiki dingin pada pria yang berusaha mengecup punggung tangan istrinya.
"M-M-My Lord! Gomen! Hountoni gomennasai!" Pria itu berojigi berkali-kali lalu berlari entah kemana.
"Hn" Onix Yoshiki terus mengekor pada Kagaru sampai ia tak terlihat lagi karena kerumunan.
"Nee~ Yo-shi-ki-chan" tiba-tiba Hana bergelayut manja pada leher Yoshiki.
Yoshiki sedikit kaget dengan perlakuan tidak biasa Hana.
"Hn?" respon Yoshiki.
"Ini... Hiks... Jam berapa hiks...?" tanya Hana berusaha sadar dari kondisi mabuknya.
"Kau mabuk" Yoshiki segera melepaskan gelayutan Hana.
"Pesta selesai My Lady" dan digendongnya Hana ala bridal Style.
"Mate! My Lord! Anda mau kemana?" tiba-tiba seorang wanita cantik beriris emerald menginterupsi mereka.
"Pesta selesai" jelas Yoshiki dingin
"Demo... Bagaimana dengan pesta ulang tahun anda?"
"Batalkan." Setelah itu Yoshiki segera bergegas meninggalkan aula.
"nee~ Yoshiki... Turunkan! Ngggh!!" Hana terus meronta dalam gendongan Yoshiki.
"Diamlah sebentar My Lady... Dasar. Wine putih saja bisa membuatmu mabuk seperti ini"
Akhirnya Yoshiki berhenti pada sebuah pintu berdaun dua yang sangat besar.
"Hn" pintu itu terbuka dengan sendirinya.
"Yoshiki-kun!" dan bertepatan dengan masuknya Yoshiki dan mendekati ranjang king size mereka, Hana meronta sekuat-kuatnya hingga Yoshiki limbung dan terjatuh di ranjang itu sehingga menimbulkan suara "BRUK" keras.
Dan posisi mereka sungguh berbahaya sekarang dengan Yoshiki di bawah, dan Hana diatas.
"Hee..." Hana menatap Yoshiki dengan tatapan sayu khas orang mabuk.
"Yoshiki-kyun, kau sangat tampan... Aku... Hiks... Sangat mencintaimu... Bukan. Bukan. Bukan karena kau tampan atau kau seorang raja... Hiks... Tapi... Di sini..." Hana menyentuh dadanya "selalu berdetak kencang saat melihatmu. Dan terasa sakit saat aku melihatmu bersama wanita lain"
Rabu, 13 Agustus 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar