Rabu, 13 Agustus 2014

Yami no Ai [Chapter 22]

Chap 22

"Aku bertaruh kau sudah basah sekarang."
"Urusai! Dasar kakek-kakek menopouse!" ucap Hana.
"Hn? Kau sudah sadar?" ucap Yoshiki sedikit kaget.
"Tentu saja!!"
"Padahal aku suka sifat nakalmu saat kau mabuk tadi" goda Yoshiki.
"Dasar kakek-kakek menopouse HENTAI!" ledek Hana dengan sifat 'tsunderenya'.
"Hn. Menopouse? Akan kubuat kau menyesal mengatakan itu," seringai Yoshiki muncul.
Tangan kirinya yang semula diam mulai menari menggelitik milik Hana.
"Nghh" tak bisa ditahan. Desahan murni itu keluar begitu saja dari mulut Hana.
"Kau mendesah karena jari seorang kakek menopouse?" ledek Yoshiki dengan seringainya.
"mhh" Hana berusaha menahan desahannya.
"Kau menahannya?" tangan Yoshiki menemukan sebuah tonjolan yang merupakan clitoris Hana. Dicubitnya perlahan tonjolan itu dan sedikit memainkannya.
Tubuh Hana menggelinjang seketika. Rona di wajah Hana semakin bertambah.
Seringa Yoshiki semakin nampak.
Dilumatnya bibir Hana yang tengah menahan lenguhan itu dengan halus.
Sementara tangan kirinya masih sibuk mengaduk-aduk vagina milik Hana.
"uhm!" Hana melepas lumatan bibir Yoshiki.
"Yo-yoshiki-kun.. A... Aku..." rintih Hana.
Mengetahui Hana akan segera klimaks, Yoshiki semakin menambah kelincahannya mempermainkan milik Hana itu.
"A--Ahhh~" dan sebuah cairan mengalir sedikit demi sedikit membahasi tangan Yoshiki.
Yoshiki menunjukan seringainya dan jarinya yang basah karena cairan Hana.
"kau... Keluar" ledek Yoshiki sambil menjilati tangannya yang basah.
"Urusai!" Hana tak mau kalah. Ia mendorong tubuh Yoshiki sehingga membuat dirinya berada diatas tubuh Yoshiki.
Tangannya masih malu-malu meraba milik Yoshiki dibawah sana yang sudah mengeras.
Diturunkannya resleting celana Yoshiki besera dilepasnya pengait celana Yoshiki.
Sesuatu yang merupakan penis Yoshiki itu segera menyembul keluar.
Rona diwajah Hana semakin bertambah mengingat ini pertama kalinya. Ya, ini pertama kalinya Hana melihat 'kejantanan' milik lelaki secara langsung.
"Hn?"
"Aku akan mengalahkanmu kakek menopouse!" ucap Hana sambil menahan rona di pipinya.
"Coba saja" ledek Yoshiki.
Sudah beribu wanita di dunia ini telah Yoshiki coba. Dan tidak ada yang bisa membuatnya klimaks hanya dengan permainan lidah.
Perlahan tangan Hana mengocok milik Yoshiki. Sedikit kaku. Yoshiki merasakan itu. Tentu saja, ini merupakan pertama kali bagi Hana.
Perlahan, Hana memasukan milik Yoshiki kedalam mulutnya.
Dihisapnya perlahan milik Yoshiki. Dimainkannyah lidahnya pada ujung milik Yoshiki.
Deg. Jantung Yoshiki seperti dipompa dengan tekanan penuh. 'Sial! Kenapa rasamya berbeda sekali! Aku jadi mudah terangsang!' rutuk Yoshiki. 'Apa karena dia yang melakukannya?'
Yoshiki membelai rambut pendek Hana.
"Kau... Apa benar ini pertama kalinya? Kau terlihat seperti sudah master..."
Hana tak menggubris ucapan Yoshiki.
Dilepaskannya milik Yoshiki dari mulutnya.
Dikocoknya sekali lagi dengan sedikit cepat dengan lidahnya menari pada ujung milik Yoshiki.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.