Sabtu, 16 Agustus 2014

Yami no Ai [Chapter 26]

Chap 26

DUK. Sebuah bola menggelinding dan berhenti saat terpantul kaki jenjang Hana.
"nee-chaaan.... Bisa bawa bolanya kemari?" teriak seorang anak perempuan berumur kira-kira 5 tahun.
"nee-chan? Bukannya nii-san?" tanya anak laki-laki yang disebelahnya.
DUK...DUK...DUK... Tanpa sadar kaki jenjang Hana menjugling bola yang baru saja menggelinding kearahnya.
"Heee! Sugoii nii-chan!" seru anak laki-laki yang lain dengan tatapan berkilauan.
"Sudah kubilang itu nii-san!" ucap anak laki-laki yang sebelumnya.
"Itu nee-chan tomboy!" seru si anak perempuan.
"HUP!" Hana menendang pelan bola itu kearah pemiliknya yang kira-kira 3 anak kecil itu.
"Sugoii! Ajari aku nii-chan!" seru anak laki-laki yang berambut coklat muda.
"Iie" Hana mengacak rambut cepak anak itu. "Watashi wa onna desu!" ucap Hana sambil mengedipkan mata sebelah kanannya.
"Eh? Heeee?" teriak kedua anak laki-laki itu tidak percaya.
"Hmm! Sudah kuduga! Intuisi wanitaku tidak pernah salah!" ucap anak perempuan dengan menyilangkan kedua tangannya.
"Intuisi apanya!? Kau kan masih kecil!" sahut anak laki-laki berambut hitam.
"Hee... Dari pada itu, kenalkan nama err... Nee-chan Hana Ra--Kuroto. Hehe"
"Kuroto-niichan?" ulang anak perempuan.
"nee-chan!!" ralat Hana.
"Wa-watashi Ringo Abarai desu!" si anak perempuan memperkenalkan diri.
"Ore Tatsuki Kimiyo" ucap anak laki-laki yang berambut cokelat muda.
"Masaru Yomiyama desu!" ucap anak laki-laki yang berambut hitam.
"Saa... Abarai-chan, Kimiyo-kun, Yomiyama-kun mana orang tua kalian?"
"Kaa-chan dan Tou-chan lari pagi seperti biasa!" jawab Ringo polos.
"Orang tua kami rutin lari pagi di sekitar sini. Dan kebetulan kami bertiga mengalami hal yang sama. Sehingga sering bertemu dan bermain bersama disini" jelas Masaru seperti orang dewasa.
"Hee... Ngomong-ngomong berapa umur kalian?"
"5 tahun!" jawab Ringo.
"5 tahun!" jawab Tatsuki.
"4 tahun" jawab Masaru datar.
"...." suasana sunyi.
"Houto kah? Kupikir kau lebih tua dari pada yang lain" ucap Hana.
"Es klim!" tiba-tiba Ringo merajuk sambil menarik-narik baju Hana.
"Ringo! Tidak boleh! Tunggu Kaa-chan dan Tou-chan!" Tatsuki berusaha mencegah Ringo.
"Tapi hiks... Hiks... Kaa-chan dan Tou-chan lama" mata emerald Ringo mulai basah.
".... Aku belikan..." ucap Masaru sambil merogoh saku kecil dari celana pendeknya.
Sementara itu, Yoshiki yang tengah membaca di salah satu bangku taman mulai terusik dengan kedatangan seorang wanita.
"Domo...." sapa wanita itu.
"...." Yoshiki tak menjawab.
"D-Domo...." wanita itu mengulangnya dan dengan suara yang sedikit keras.
Yoshiki memalingkan wajahnya dan menatap dingin sebentar pada wanita itu lalu kembali sibuk dengan bukunya.
"Eh? Apa aku mengganggumu? Kau membaca apa?" tanya wanita itu.
Kembali kepada Hana yang sedang terpesona oleh tindakan bocah berambut hitam yang nampak dewasa. Seperti... Yoshiki.
"Wakatta! Yomiyama-kun simpan kembali uangmu. Nee-chan traktir" ucap Hana sambil mengerlikan sebelah matanya.
"Jii-san! Es krim rasa--"
"Ringo!!" potong Ringo.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.