Senin, 08 September 2014

Yami no Ai [Chapter 49]

Chap 49

"lalu, apa yang kau lakukan disini?"
"istirahat"
"istirahat?"
"iya, rangkaian meeting akhirnya berakhir"
"jadi, dimana Yoshiki-kun?"
"loh bukannya, ah benar juga kau keluar di break pertama. Dia sedang menandatangani beberapa berkas di ruang kerjanya"
"ohh. Hey apa suasana meeting selalu begitu?"
"maksudmu kelakuan para petinggi itu?"
"ehm"
"ya mereka memang selalu begitu"
"lalu... Apakah Yoshiki-kun juga sering...."
"semenjak ada kau, dia tak pernah membawa wanita lain lagi. Bahkan dia menatap bosan dan kadang mencibir"
"jadi sebelumnya..."
"yah, dia sering berganti wanita"
"begitu...."
"benar. Dia sudah sepenuhnya berubah sejak kemunculan dirimu"
" ... ." Hana hanya tersenyum.
"kau sangat keterlaluan kalau menkhianatinya"
"aku tahu...."
"yah... Hana, tolong jaga dia ya...."
"Ha'i" Hana tersenyum.

"baru kali ini saya melihat anda bersemangat dengan pekerjaan anda My Lord" ucap Hazel mengamati Yoshiki yg tengah serius membaca lalu menandatangani sebuah dokumen.
"..." Yoshiki menghentikan pekerjaannya dan menatap Hazel.
"biasanya anda menggunakan kekuatan anda untuk mengatasi semuanya"
"jadi menurutmu aku berubah?"
"ya begitulah menurut saya"
Yoshiki hanya tersenyum tipis.
"My Lady?"
"Ya mungkin karena dia"
"saya.... Benar-benar cemburu"
Yoshiki masih terus fokus terhadap pekerjaannya tidak memperdulikan ucapan Hazel di depannya.
"padahal saya sudah mengenal anda dua abad lalu. Dan sejak saat itu saya yg selalu mendampingi anda... Namun sayangnya anda tidak pernah serius dengan saya..."
"hentikan omong kosong itu Hazel"
"ini bukan omong kosong My Lord. Saya mencintai anda"
"oleh karena itu aku menganggapnya omong kosong"
"apa kelebihannya dari saya My Lord? Dia hanya manis. Oppaipun dia tidak punya!"
BRAK. Tubuh Hazel tepental hingga menabrak dinding di belakangnya.
"hn. berikutnya akan lebih sakit" ucap Yoshiki dingin.

"Tomuro-kun?"
"ya?"
"berapa... Mantan kekasih Yoshiki-kun?"
"mantan kekasih? Mmm... Hanya 1 menurutku"
"1?"
"iya, Hazel saja"
"Hazel-san?"
"wanita berabut coklat panjang itu loh"
"yang biasanya ada disamping Yoshiki-kun selain kau?"
Tomuro mengangguk.
Hana terdiam sejenak. Wajahnya sendu. "dia cantik..."
"kau tampan"
"ha?" Hana sweatdrop
"ah tidak. Kau memang tampan sih. Tapi kau manis"
"sial..."
"ah kalau tidak salah mereka sedang berdua di ruang kerja Yoshiki" dan saat Tomuro menoleh Hana sudah tidak ada.
"hah... Cepatnya" guman Tomuro.

TOK. TOK. TOK
Hana mengetuk pintu ruang kerja Yoshiki.
"hn. Masuk" ucap Yoshiki daru dalam.
"etto... Permisi" saat Hana masuk ia melihat Yoshiki tengah membaca dokumen yg diberikan Hazel.
"Hn. Ada apa?"
"Ah tidak ada apa-apa sih. Aku hanya... Etto... Hanya... Ah tidak usah aku pasti menggang--"
"Hn. Kau tidak--"
"Maaf My Lady, My Lord sangat sibuk"
"eh? Kalau begitu maaf sudah mengganggu" Saat Hana hendak menutup pintu ruang kerja Yoshiki, Yoshiki segera mencegahnya dengan tangannya.
"eh?" Hana dan Hazel terkejut seketika.
"hn. Aku sudah selesai"
"demo, my lord... Masih ada--"

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.