Chap 65
Yoshiki mengantarkan Hana kembali ke rumah lamanya.
Sesampainya di depan rumah kediaman Rayumi, Hana segera turun dan bermaksud segera memasuki rumahnya tanpa berbincang-bincang ria kepada Yoshiki. Tapi sayangnya tangan Yoshiki terlebih dahulu mencengkram lengan Hana.
"Aku akan selalu ada di sekitarmu. Jangan berharap pergi dariku" ucap Yoshiki dengan menatap mata Hana tajam.
Hana hanya menunduk lalu mengibatkan tangannya dan segera memasuki rumahnya.
Setelah mengunci pintu depan Hana terdiam di depan pintu. Tubuhnya beringsut turun. Air mata sudah membanjiri pipinya. Ia menangis dalam diam sampai akhirnya ia benar-benar menangis dengan keras.
Hari pertama Hana memasuki sekolah. Tanpa apa yang disebut dengan "moodbooster" alias Ryuu-senpai. Karena yah dia sudah lulus. Dan terlebih lagi dengan Yoshiki.
Dia bukanlah 'kekasih' Yoshiki lagi. Tapi ia masihlah 'istri' Yoshiki. Entahlah, apakah kata 'istri' bersinonim dengan "pemasok kekuatan".
Ia berjalan dengan lesu. Matanya masih nampak sembam dan mengantuk efek bersih-bersih rumah sampai larut malam setelah menangis sejadinya. Ditambah dengan kepalanya yang dipenuhi oleh Yoshiki, Yoshiki, dan Yoshiki. Ia harus menemukan cara untuk lepas dari Yoshiki! Pertama-tama, ia harus menanamkan ini dalam pikirannya, 'aku hanya pemasok kekuatan Yoshiki. Yoshiki tidak mencintaiku.'
Saat Hana hendak menjatuhkan pantatnya pada kursinya terdengan riuh di luar. Mau tak mau ia menoleh dan ia melihat. Suaminya--Yoshiki Kuroto--dengan santainya berjalan diikuti gadis-gadis cantik nan manis dari penjuru sekolah. Termasuk kouhai barunya tahun ini.
Hana tersenyum miris melihatnya. Ada bagian kecil dari hati Hana yg tidak tenang saat melihat seorang gadis tengah memaksa merangkul lengan kanan Yoshiki.
Mata onix Yoshiki bertatapan dengan saphire Hana. Saat itu Yoshiki melihat ada lengkung aneh di kedua kelopak mata Hana. 'ck!' rutuk Yoshiki dalam hati.
Menyadari itu Hana segera memalingkan wajahnya ke arah lain.
Yoshiki segera melepaskan diri dari gadis-gadis itu dan menarik lengannya yag sedari tadi diapit. "Hn. Sampai kapan kalian mengikutiku?" tanya Yoshiki dingin.
"Kuro-san nanti kau senggang?" tanya seorang gadis dengan manja.
"Aku sibuk" jawab Yoshiki dingin lalu meninggalkan mereka.
"tapi aku punya bentou spesial yang sudah kubuat untuk merayakan hari ini. Kau putus dengan Hana kan?" tanya Ichika.
DAK!
Tiba-tiba tubuh Yoshiki terhantam sesuatu dan membuatnya terlempar di lantai dengan pipinya yang lembam.
Sasano. Dari kelas 2-2. Jago lari. Orang yang Hana anggap sebagai 'Onii-chan' saat kecil.
Yoshiki bangkit setelah menerima pukulan keras di pipinya oleh Sasano.
'shit! Kenapa aku tidak bisa menghindari pukulan lemahnya?' pikir Yoshiki. Tapi ia segera menyadarinya, 'ck! Pikiranku terfokus pada Hana. Membuat pertahananku lemah...'
"Kau... Kau..." Sasano nampak menatap Yoshiki penuh amarah.
BUAK. Lagi Sasano menghantam wajah Yoshiki. Entah apa yg membuat Yoshiki tak membalas serangan Sasano.
Rabu, 24 September 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar