Chap 52
"Hn. Ada apa memang?"
"entahlah dia hanya menanyakanmu saja"
"hn."
"ngomong-ngomong Hana-kyun apa yg kau bawa itu?" tanya Tomuro yg ternyata kepalanya sudah kembali menempel.
"hn. Berapa lama regenerasimu?"
"sekitar 1 menit lebih 12 detik"
'meningkat' batin Yoshiki.
"nee Hana-kyun apa itu?"
"oh ya" Hana membuka tutuk kotak tersebut. Isinya adalah madu yg terdapat irisan lemonnya.
"silahkan. Aku membuatnya dengan terburu-buru tadi."
tangan Tomuro segera meraih salah satu lemon yg mengambang, "kalau begitu itadaki--"
PLAK. Tangan Yoshiki mencegah tangan Tomuro.
Yoshiki dengan cepat mengambil potongan lemon dan segera memaknnya.
"Apa-an sih aho!!!" muncul 3 siku di kepala Tomuro.
"ahaha" Hana sweatdrop.
"Hana-kyun~" ucap Tomuro manja tiba-tiba.
"ha'i?"
"suapin~"
"akan kubelah lagi tubuhmu" ucap Yoshiki sarkatis tiba-tiba. Wajahnya tetap datar dan tetap mengunyah lemon madu buatan Hana.
"jodan jodan" Tomuro akhirnya memakan lemon madu tersebut.
"Yoshiki. Tuan Jhon Resicoutt menunggumu jam 1 tepat. Kita harus segera berangkat sekarang" ucap Tomuro sambil melirik jam tangannya.
Yoshiki masih terdiam di tempatnya. Meneguk earl-tea-nya. Hana hanya bingung melihatnya.
"kenapa tidak berangkat?" tanya Hana.
"aku ingin bersamamu hari ini"
"jangan seperti anak kecil Yoshiki-kun. Dan sepertinya hari ini aku ada janji kumpul dengan Kosuke-kun dan yang lainnya"
"Kosuke-kun?"
"teman SMPku"
"hn. Baiklah kalau begitu. Tomuro siapkan semuanya"
"Yes, My Lord" Tomuro undur diri.
"Hn. Dimana...."
"nani?" tanya Hana.
"Dimana kau tan teman-temanmu itu berkumpul?"
"um, mungkin di rumah Date-kun"
"Date... Kosuke... Lalu siapa lagi?"
"entah mungkin ada Billy-san, Wataru-kun, dan Pakun-chan"
"semua.... Pria?"
"iya" jawab Hana tanpa dosa.
"batalkan!" bentak Yoshiki.
"eh?"
"Hazel!" teriak Yoshiki.
"yes, my lord?" Hazel muncul.
"kau jaga dia jangan sampai keluar!" perintah Yoshiki mutlak.
"Yes, My Lord"
"Tapi aku sudah berjanji pada Kosuke-kun!" Hana bersikeras.
'Chu' bibir Hana bertemu dengan bibir Yoshiki.
Wajah Hana memerah seketika.
Hazel hanya bisa mematung di tempatnya. Rasa dendam di dalam dirinya rasanya semakin terbakar.
"Hn." Yoshiki melepas ciumannya.
"Aku tidak akan pernah mengizinkanmu berkumpul dengan banyak laki-laki tanpa pengawasanku"
"Tapi dia teman SMPku!"
"Hn. Bagaimana jika kau bertemu dengan pembunuh berantai seperti waktu itu? Apakah temanmu itu akan menyelamatkanmu?"
"I-itu..." Hana tidak bisa menjawab.
"Hn. Tunggu aku. Mungkin tidak lebih dari 4 jam" Yoshiki akhirnya berjalan meninggalkan Hana dengan tangannya yang sepertinya menyembunyikan pisau kue di dalam lengan jasnya.
"huh" Hana yang kesal segera menelon Kosuke.
"Etto, moshi-moshi,"
"Hana! Kau dimana? Semua sudah kumpul nih"
"gomen aku tidak bisa"
"haaaaa? Kenapa? apa karena tidak ada transportasi? Aku jemput!"
"bukan. Pokoknya ku tidak bisa"
"wah kau rugi tidak datang. Kamu bertukar JAV loh"
"nani!?"
"yasudah ya jaa~"
dan telepon ditutup.
Kamis, 11 September 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar