Senin, 05 Januari 2015

Yami no Ai [Chapter 172]

Chap 172

Diam-diam Hana terkekeh pelan. Ia senang. Sangat senang. Ponsel suaminya sangat bersih dari tuduhan "selingkuh tak beralasannya". Bahkan tidak ada satu pun email dari seorang perempuan yang dibalas Yoshiki. Email Hazel pun sepertinya hanya dibalas seperlunya saja.
Hanya ada satu nama yang berada paling atas dan berisi percakapan yang aktif. Sebuah percakapan email bertuliskan "Mine" yang berisi chatnya dengan Yoshiki.
"Hn? Kenapa tau tersenyum sendiri?" pertanyaan Yoshiki yang terdengar tiba-tiba itu membuat Hana segera memalingkan wajahnya ke arah Yoshiki.
"Hehehe tidak" Hana nyengir.

"Hn" Yoshiki menatap datar 2 tiket berwarna hijau kecoklatan di meja kerjanya. Tiket itu berlogo kereta uap di bawahnya.
Di atas logo kereta uap itu bertulsikan "Mystery Express"
Ia baru saja menerima dua buah tiket itu tadi pagi. Saat ia beristrirahat di bangku tamannya, tiba-tiba sebuah amplop putih terbang ke arahnya. Yoshiki tentu saja menangkap amplop itu dan melihat isinya yang berupa 2 tiket yang kini ada di depannya, dan sebuah pesan kecil ditangannya yang bertuliskan,
"Konnichiwa My Lord.
Besok malam pada pukul 8 tepat, Mystery Express yang merupakan event kereta misteri tahunan yang diadakan oleh pihak swasta akan dimulai dan berangkat. Diharapkan anda bisa mengikuti acara ini dan memecahkan misteri yang ada. Haha, tapi bukannya bagi anda tidak ada satu pun misteri di dunia ini selain My Lady?"
Kertas di tangannya yang semula hanya memiliki 4 bekas lipatan itu kini sudah berbentuk tak karuan karena telah diremat-rematnnya berkali-kali.
"Ck, berani-beraninnya kau mengirimkan surat konyol ini, R-vierunzwanzing"
"Yoshiki-kuun!" tiba-tiba pintu besar ruang kerjanya terbuka. Menampilkan sosok hyperactive yang berajah ceria.
"Hn" respon Yoshiki.
"Kau tahu Mystery Express!?" Hana segera berjalan ke arah meja Yoshiki dengan wajah berbinar.
"Hn" Yoshiki hanya berguman. Tapi ia sangat kaget, apa maksudnya pertanyaan istrinya itu!?
"Ticket Mystery Express!!?" Hana berteriak kaget saat melihat 2 tiket super-duper apa yang diinginkannya tergeletak di atas meja Yoshiki.
"Hn. Dari mana kau tahu?"
"Sherlockian harus tahu apa saja hal-hal di dekatnya!" Hana mengangkat kerah bajunya bersifat sombong.
"Hn, kau mau ikut?"
"Mau... Tapi tiketnya sudah habis terjual" Guman Hana sambil menatap sendu dua tiket berlogo kereta uap di tangannya.
"Hn. Itu tiket kita berdua"
ucapan Yoshiki yang serba singkat dan tidak mengandung kejelasan itu membuat Hana menatap berbinar kepada Hana.
"Eh!? Sungguuuh!?"

sebuah kereta berwarna kehijauan dan agak kehitaman itu berhenti pada jalur 6 stasiun Tokyo. Tau lah Yoshiki bahwa kereta uap ini lah yang dimaksud. Tentu saja Yoshiki mudah menemukan kereta itu, ingat, kereta yang akan mereka tumpangi berbahan dasar uap.
Setelah akhirnya kereta itu berhenti sambil sang kondektur meniup sebuah peluit menandakan kereta akan berhenti lama.
Dua orang petugas berseragam merah nampak berjaga di penjuru pintu kereta.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.