Minggu, 02 November 2014

Yami no Ai [Chapter 104]

Chap 104

"Hn. Romantis sekali" Yoshiki menatap tangan Hana yg menggenggam tangan Tomuro.
"Eh?" Hana segera menatap Yoshiki.
Sementara Tomuro langsung melepaskan cengkraman tangan Hana.
"Pulanglah Tomuro" perintah Yoshiki.
"Tapi aku ada perlu dengan Tomuro-kun!"
"Hn, perlu apa?" selidik Yoshiki.
"Eh, etto...etto..." Hana nampak kesulitan menjawab pertanyaan Yoshiki.
"Dia ingin menduskisikan denganku sebaiknya anakku yg akan dikandungnya laki-laki atau perempuan" jawab Tomuro asal.
"Ehhhh!??" wajah Hana memerah mendegar penuturan Tomuro. "siapa yg mau membicarakan itu!?"
"Hn. Hentikan itu Tomuro. Aku tidak suka walau itu hanya bercanda"
"Hhh iya-iya. Sudah sana kamu saja yg kembali"
"Kuberi waktu kalian bicara 20 menit. Setelah 20 menit aku akan menyeret Tomuro keluar lalu memberikannya sebagai makanan cebereus" Yoshiki segera memasuki mobilnya dan melaju menghilang menembus kegelapan malam.

"Mau bicara apa?" tanya Tomuro.
Setelah memastikan mobil Yoshiki sudah tak terlihat Hana segera menanyakan pertanyaannya yg sedari tadi disimpannya.
"Kenapa para penghuni dunia bawah meminta Yoshiki melakukan perjanjian darah? Dengan siapa Yoshiki akan melakukan perjanjian darah?"
"Kau... Sudah seberapa tau tentang masalah ini?"
"Entahlah. Bisa beritahu aku Tomuro-kun? Aku mohon!" pinta Hana.
"Baiklah, tapi Yoshiki memberiku waktu cuma 20 menit"
"Pasti cukup! Jelaskan seringkas mungkin"
Tomuro menatap Hana sebentar lalu berujar, "Kau adalah anak yg diramalkan. Manusia yg memiliki kekuatan tak terbatas yg akan membawa perubahan di dunia. Yoshiki mengetahui kaulah orangnya maka ia memilihmu. Sebenarnya ada 2 pilihan. Jika kau jatuh pada 'Pasukan-Kristus' maka dunia selamat--kira-kira begitu. Namun kau berada di pihak kami. Yoshiki mendapatkanmu. Dia berhasil mendapatkan kekuatan dari tubuhmu. Tapi bukan berarti kami sudah menang dari mereka. Kami harus menjadikanmu bagian dari kami. Dengan melakukan perjanjian darah"
"Tunggu! Bukannya perjanjian darah tidak akan merubahku menjadi iblis? Itukan hanya untuk menandai suatu perjanjian?"
"Jadi Yoshiki sudah memberitahumu sedikit ya.... Memang benar. Tapi kau akan meminum darah Yoshiki kan?"
Hana mengangguk.
"Setelah meminum darahnya kau akan mati. Tapi jiwamu akan mendekam di dalam tubuhmu dan kau akan kembali hidup, sebagai iblis"
"Apa Yoshiki melakukan itu pada semua iblis?"
"Tidak. Setahuku Yoshiki tidak pernah melakukan perjanjian darah. Bahkan aku dirubahnya dengan cara yg kasar, bayangkan dia tiba-tiba datang dan menusuk tubuhku dengan pedang dan ternyata aku hidup lagi"
"Kenapa Yoshiki tidak segera melakukan perjanjian itu?"
"Karena dia memikirkanmu. Aku sudah bilang kan dia mencintaimu. Dia tak ingin menyulitkanmu jika kau menjadi iblis. Estetika iblis dan manusia masihlah berlaku. Ini dunia-Nya"
Hana terdiam mendengar jawaban Tomuro.
"Ja-jadi, selama hampir seminggu ini Yoshiki tidak terlihat..."
"Dia bersikeras mempertahankanmu"

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.