Chap 115
Bertambah lagi satu misteri yg mengganggu jalan pikiran Hana.
Kakak kelas yang selama ini ia kenal sebagai pacar sahabat hyperactive-nya--si Shiro--ternyata mengenal si raja iblis Kuroto Yoshiki!
"Apakah kau juga iblis...?" akhirnya Hana melontarkan kembali pertanyaannya.
"Tidak. Saya manusia"
"Lalu... Kenapa?"
"Akan saya ceritakan jika anda mau meneguk 2 kapsul obat yg saya berikan secara langsung" tawar Tomoaki.
"Meneguk langsung? Apa tidak bisa kalau dilarutkan dengan es krim atau ditaburkan dengan roti? Obat itu pahit Tomoaki-senpai!"
"a-a" Tomoaki menggeleng. "Jika dilarutkan dengan sesuatu yg manis, percuma obat itu diminum"
"Apa tidak ada syarat yg lain!?" Hana masih tidak mau mengalah.
"Jika anda begitu ingin tahu cerita saya maka itulah syaratnya" Tomoaki menyeringai tipis.
"Uh! Awas saja jika kau berbohong!"
"Tidak, percaya pada saya My Lady" Tomoaki menyodorkan 2 buah kapsul berwarna kuning.
Awalnya Hana menatap nanar 2 kapsul berukuran kecil di tangan Tomoaki.
Tapi rasa penasarannya mengalahkan segalanya.
Segera disambarnya kedua kapsul itu lalu ditegaknya bersama segelas air putih.
Mati-matian Hana menelan kedua kapsul itu. Baru kali ini dia berhasil dipaksa meminum obat secara langsung, tanpa pelarutan seperti biasa.
"ahahaha, memangnya ada apa dengan meneguk obat secara langsung?" Tomoaki terkekeh pelan.
"pahit!" jawab Hana.
"Baiklah sesuai janji akan saya ceritakan...." Tomoaki mulai bercerita.
"Pada masa Showa, nenek moyang keluarga Hide melakukan perlawanan terhadap penguasa setempat. Tapi para penguasa selalu berhasil mengalahkan pasukan keluarga Hide. Kakek moyang keluarga Hide yg merasa terpojok melakukan ritual 'Faust' jika disebutkan di zaman ini. Yaitu pemanggilan iblis. Dilakukanlah perjanjian, dan kebetulan yg menaggapi ritual waktu itu adalah My Lord sendiri. Ia menjanjikan kemenangan, sementara itu ia meminta bayaran yaitu dengan membuat seluruh keluarga Hide turun-temurun menjadi pengabdi setia My Lord. Dan keesokan harinya setelah fajar menyingsing, pasukan Hide segera menggempur habis pasukan penguasa yg jumlahnya berkali-kali lipat pasukan Hide. Kami menang. Sesuai perjanjian, kami keluarga Hide di seluruh dunia menjadi pengabdi setia My Lord. Walau kami seorang manusia. Oleh sebab itu kami lumayan tahu mengenai kehidupan My Lord. Tapi mulut kami sudah terkunci, sehingga tidak bisa bercerita mengenai apapun yg berkaitan dengan 'iblis' kepada manusia lain" Tomuro mengakhiri ceritanya.
"Oh begitu" Hana hanya ber-ooh ria.
Tomoaki memasangkan beberapa kasa di hidung Hana, lalu diakhiri dengan membalutkan perban di sekitar hidung Hana.
"Ngomong-ngomong tadi itu Tou-san dari Tomoaki-senpai?"
"Uhm? Iya. Tou-san mendiskusikan tentang perawatan anda di ruah sakit utama di Tokyo. Sekitar 4 hari kedepan hidung anda akan sembuh seperti semula"
"Ha? Secepat itu? Hanya 4 hari?"
"iya... Mungkin penyembuhannya bisa dipercepat karena kekuatan dari tubuh anda"
"Hmm" Hana hanya berguman.
Kamis, 13 November 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar