Kamis, 02 Oktober 2014

Yami no Ai [Chapter 73]

Chap 73

Tubuh kecilnya merosot kebawah.
Otaknya merekam kejadian tadi saat Yoshiki mencegah tangan pelanggannya untuk menyentuh dada ratanya.
"Hentikan sikapmu itu..." guman Hana.
Ia menenggelamkan kepalanya di antara kedua kakinya yg kini telah di tekuk.
"Berhenti membuatku mencintaimu..."

Sejak kejadian itu, Yoshiki lebih sering memperhatikan Hana.
Ia selalu menguntit Hana dari kejahuan. Agak konyol memang, tapi mau bagaimana lagi? Dirinya 'buta' akan Hana.
Pernah terjadi, saat berjalan pulang dari sekolah Hana merasa ada sosok yg mengikutinya. Dikejarnya sosok itu yg kemudian ikut berlari setelah mendengar derap lari Hana menuju tempat sepi dan kemudian sosok itu menghilang.
Berkat itu pekerjaan Yoshiki sebagai 'calon penguasa dunia' harus terhenti sementara.
Saat di kelas pun Yoshiki diam-diam mengamati wajah Hana dari belakang.

"Hana, kau dapat salam dari Kaba-kun dari kelas 2-4" ucap seorang siswi kepada Hana.
Yoshiki yg tak sengaja mendengar itu mulai mencuri dengar.
"Kaba-kun? Si ketua klub pecinta alam itu?" tebak Hana.
"benar"
"Kenapa?"
"Entahlah. Dia tiba-tiba berkata begini padaku, 'tolong aku titip pesan kepada Hana Rayumi siswi di kelasmu', begitu"
"Dia pasti menyuakimu Hana..." siswi lain yg berambut jingga ikut bicara.
"ah mana mungkin" canda Hana.
" ... ." Yoshiki yg sedari tadi menjadi pendengar yg baik hanya bisa diam membisu. Perasaannya campur aduk.

From: Maki
jadi, Kaba-kun menyukaimu. Aku tak meragukan itu.

To: Maki
kau gila. Aku saja baru saja mengenalnya kemarin

From: Maki
tapi gosipnya dari kelas 2-4 mengatakan kalau Kaba-kun menyukaimu

Dan begitulah, di tangah pengerjaan tugas Math, Hana malah asyik berkirim email dengan Maki.

TOK. TOK. TOK
Ketika hendak mengetik balasan dari email konyol itu terdengarlah suara ketukan dari pintu depan.
Diliriknya jam dinding di dekatnya. Pukul sembilan malam. Kira-kira siapa yg akan berkunjung di rumah orang di jam malam seperti ini.
Segeralah di buka pintu depan itu setelah Hana mencapainya.
"konban--" ucapan salam Hana terhenti saat melihat sosok tampan dengan rambut shagy-nya.
"..." sosok itu menatap Hana datar.
"Yoshiki-kun? Kenapa kau disini?"
"aku kebetulan lewat daerah ini. Dan memutuskan untuk berhenti"
"oh begitu. Masuklah kalau begitu"
"Hn" Yoshiki memasuki kediaman Rayumi dan segera menduduki sofa kosong di ruang depan.
Hana menuju dapur dan tak lama ia datang sambil membawa sebuah nampan berisi ocha.
Hana menyajikan ocha hijau itu di depan Yoshiki.
"Kaba... Menyukaimu?" Yoshiki buka suara.
"Eh?"
"apa dia menyukaimu?"
Hana tak menjawab.
"apa kau juga mencintainya?"
Lama Hana tak menjawab sampai akhirnya ia berucap, "jika dia memang menyukaiku, maka itu akan menjadi ide yg bagus bagiku untuk move on."
"Hn..." guman Yoshiki.
Terjadi keheningan yg cukup terasa selama kurun waktu 5 menit.
Jujur Hana merasa tak nyaman, tapi mengingat renggangnya hubungan antara dirinya dan Yoshiki membuatnya memilih diam.
Yoshiki meminum ocha yg disajikan Hana.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.