Chap 88
Hidup tanpa Yoshiki. Yoshiki hanya teman.
Begitulah isi otak Hana sekarang. Ia mencoba kembali kepada dirinya dulu. Dirinya yg sangat sibuk di kegiatan sekolah sehingga membuat namanya terkenal seantero Mirai no Gakoo. Ah sebenarnya tanpa harus sibuk dengan kegiatan sekolah pun Hana sudah cukup dikenal. Tentu saja karena sikapnya yg err--freak.
Semoga saja... Dengan segala kesibukan barunya ia mampu melupakan orang itu. Orang yg telah berhasil memilikinya seutuhnya. Ya... Semoga.
Keesokan harinya...
"Rayumi Hana! Kau dicari oleh Kisaragi!" ucap Mikami yg baru memasuki kelas sambil membenarkan letak kacamatanya.
"Gawaaat!" Hana segera berusaha mencari tempat sembunyi.
Gotcha! Sepertinya Hana menemukan tempat sembunyi yg baik. Yaitu di samping kiri sebuah tempat duduk. Sudut mati jika dilihat dari pintu kelas.
"semoga gak ketemu!" guman Hana.
"Hn. Apa yg kau lakukan?" sebuah suara nan dingin mengalun. Sontak membuat Hana mendongkak ke asal suara.
"Eh-eh? Yoshiki-kun?" Hana semakin shock saat mengetahui bahwa ia bersembunyi di balik bangku pria itu.
'Aduh! Kenapa di saat segenting ini aku malah terpesona oleh ketampanannya sih!' rutuk Hana.
Yoshiki masih menunggu jawaban dari Hana. Buku bertuliskan "Managemen Private" yg sedari tadi dibacanya kini sudah ia tutup.
"RAYUMI-SAN!" sebuah suara menggelegar mengusik ketenangan kelas 2-1.
DEG. Rasanya perut Hana bagai diperas saat mendengar suara itu.
"King kong sialan! Kenapa dia sampai mencari kesini sih!" Hana merutuk lagi.
Hana mencoba mengintip untuk mencari keberadaan si "king kong" tadi.
'Tidak ada! Yes! Sepertinya king kong sialan itu tidak masuk kemari!'
Hana hendak bersorak saat telinga kirinya tertarik dengan sangat keras.
"ITTEEE!!" Hana meringis.
"Siapa suruh kau tidak ikut latihan dengan SMA Tarako kemarin!? Kita SMA Mirai kalah 7-0! Kau tahu sendiri kan!?"
"LEPASKAN DULU TELINGAKU!" Hana masih berusaha melepaskan telinganya.
"Ikut aku!" Kisaragi--ketua klub basket pria-wanita menarik Hana keluar dengan cara yg sangat bagus. Ia cukup menarik telinga Hana, maka otomatis si pemilik telinga akan mengikuti.
Setelah kedua pembuat onar itu menghilang dari kelas. Kelas langsung menjadi cukup sunyi.
"..." Yoshiki terdiam di tempatnya.
"Ck! Dia benar-benar serius akan menjauh dariku!"
Hana berjalan dengan lunglai saat memasuki kelas. Badannya melemas dan jatuh di bangkunya dengan keringat bercucuran. Rambutnya berantakan, seragamnya menjadi awut-awutan.
"hoshh... Hoshhh" Hana berhafas berat.
"Mati aku..." keluh Hana.
"Kau diapakan oleh king kong itu?" Suzaku--siswa berambut coklat--yg duduk di depan Hana menoleh kebelakang.
"hng?" Hana menatap Suzaku dengan tatapan orang aneh.
"Dia memaksaku mendrible bola dengan memutari lapangan sebanyak 5x! Tanpa jatuh sedikitpun!"
"fufufu" Suzaku tertawa kecil.
"oleh sebab itulah aku keluar dari klub basket. Klub itu berisi orang-orang aneh sih" lanjut Suzaku.
"Oh ya kau mantan pemain bernomor 7 kan?"
Suzaku tersenyum.
Jumat, 17 Oktober 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar