Minggu, 19 Oktober 2014

Yami no Ai [Chapter 90]

Chap 90

Pandangan seisi kelas seketika teralih kepada Hana.
"Bukan hanya kamu. Izuki dan Chisui juga pasangannya cowok" ucap Yahiko.
Hana mengendarkan pandangannya ke seluruh kelas.
"Kalau Chi-chan dengan Sora-kun tidak masalah! Mereka kan pacaran!" Hana kembali mengedarkan pandangannya mencari Izuki.
Gadis bermata lavender yg dicari Hana ternyata berpasangan dengan Yoshiki.
Tunggu? Yoshiki?
Hana menatap keduanya dengan tatapan jengkel.
"Akkkh! Kusso! Aku mau protes!" Hana berjalan dengan langkah yg lebar menuju ruang guru.

5 menit kemudian...
Hana memasuki kelas dengan wajah murung.
"Bagaimana hasilnya?" tanya Setsuna.
"Dasar guru mesum sialan! Sialan! Hentai!" Hana berteriak-teriak aneh.
"memangnya kau diapakan olehnya?" tanya Setsuna lagi.
"dia menjawab begini, 'tidak masalah pasangannya tidak sejenis. Asal tidak melakukan tindakan perkawinan seperti di buku.' Lalu guru sialan itu menatapku dengan pandangan mesum dan berkata lagi, 'atau kau mau melakukannya dengan Setsuna-san?' itu menakutkan!" Hana tearsdrop di tempat.
Seluruh kelas menertawakan Hana.
"Ahahaha sudahlah kita selesaikan saja. Gara-gara kamu pake acara protes-protes segala, waktu kita jadi terbuang. Untung laporan ini dikumpulkan minggu depan"
Hana masih tearsdrop di tempatnya.
Setsuna tak habis pikir dengan kelakuan Hana yg super hyperactive itu. "kalau begitu besok golden week aku ke rumahmu untuk menyelasikan tugas itu" lalu Setsuna kembali ke tempat duduknya semula.
Sementara Hana masih mengusap ingusnya yg tersisa efek tearsdropnya tadi. Dilihatnya Yoshiki tengah bicara dengan Izuki yg sekarang sedang tersenyum menatap Yoshiki.

"Ibu! Aku mau tahu cina pedas, super sandwich dengan paprika yg banyak, dan tolong air putihnya" Hana memesan makanan di sebuah kantin yg cukup ramai. Suzaku hanya bisa menatap badan Hana dari belakang dengan shock.
"semoga uangku cukup" gumannya.
Jam makan siang kali ini nampak Hana yg tidak biasanya terlihat di area kantin sekolah sekarang sedang meminum air putih dengan terburu-buru.
"oi oi! Kalau pedas kenapa masih dimakan sih?" Suzaku menatap Hana bingung.
Hana tidak merespon ucapan Suzaku. Malah ia mengambil jus lemon kotak yg sedari tadi diminum Suzaku dan meminumnya sendiri.
Suzaku cengo melihat Hana.
"pedaaaaass!!" teriak Hana. Bibirnya memerah.

Dan begitulah hari sekolah berakhir. Hana pulang setelah jam menunjukkan pukul 8 malam. Ia masih harus berkutat dengan sebuah sketsa untuk poster klub Misteri. Sebagai sekertaris ini sudah menjadi tanggung jawabnya. Hana tak masalah pulang jam berapapun hari ini. Toh besok sudah mulai golden week.
"Hahhh..." Hana merebahkan tubuhnya di ranjangnya.
Penat masih menjalari kepalanya.
Dipejamkannya saphire seindah lautan miliknya sejenak.
Kepalanya tidak sengaja membawanya kepada ingatannya tadi. Saat ia melihat keakraban Yoshiki degan Izuki.
Tak sengaja pipi Hana mengembung. "aku tidak peduli! Yoshiki Kuroto bukan siapa-siapaku di sekolah!" teriak Hana frustasi.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.