Chap 94
Runnings Days dimulai. Diawali dengan seorang gadis berambut pirang bernama Lizabeth W. Hooks menyukai seorang pemuda keturunan Jepang-Belanda yg tengah kuliah di Jerman dengan jurusan Teknik Lingkungan bernama Firtz Hyoundai. Tapi sayangnya pemuda itu bertemu dengan pembunuh ayahnya dan ternyata pembunuh ayahnya itu adalah ayah dari Liz. Liz mengetahui itu tidak memperdulikan permasalahan ayahnya.
Demi menguji kesetiaan Liz, Hyoundai memaksa Liz melihatnya menguliti ayahnya di depan Liz.
Liz menangis tersedu-sedu.
Hyoundai mulai menguliti bagian wajah sang ayah dan dengan kulit yg berdarah itu Hyoundai memakaikan kulit wajah itu kepada wajahnya seperti topeng. Lalu Hyoundai menoleh secara tiba-tiba kearah Liz.
Hana terlonjak bukan main melihat wajah mengerika Hyoundai.
"KYAAAAA!!" Hana tidak sengaja mencengkram tangan orang di samping kanannya.
"Eh maaf" Hana segera melepas cengkramannya karena malu.
"Hn" jawab orang itu.
"Eh?" Hana merasa aneh dengan jawaban orang itu.
Dengan keadaan bioskop yg gelap dan hanya diterangi oleh cahaya dari layar Hana berusaha melihat wajah orang di sebelahnya.
Dilihatnya wajah seorang pria dengan rambut yg mencuat kebelakang menatap dirinya.
"Yoshiki-san!?" Hana lebih terlonjak lagi begitu tahu orang yg disampingnya adalah err--suaminya.
"Hn"
"K-kkau... K-kau..." Hana bingung mau berkata apa.
"Kenapa kau disini!?" akhirnya Hana menyelesaikan kalimatnya.
"menonton"
Hana sweatdrop mendengar jawaban Yoshiki.
"Aku tahu! Tapi kenapa harus..." Hana tidak melanjutkan kalimatnya.
Mungkin beginilah kalimat tanya Hana yg sebenarnya... 'Kenapa kau disini? Menonton Runnings Days? Kenapa bisa kau duduk di sampingku? Kenapa harus aku?'
"Hn entahlah" jawab Yoshiki datar.
"Tapi aku tidak melihatmu antri di belakangku tadi!"
"Aku menyuruh orang lain antri"
'Ah benar juga' pikir Hana.
"Jadi, kau mengikutiku?"
"Hn"
"Kena--"
pertanyaan Hana terhenti saat terdengar desahan dan layar bioskop memperlihatkan hubungan seksual antara Liz dan Hyoundai.
Dimana posisi Liz sekarang sepenuhnya telanjang dengan menungging sementara Hyoundai di belakang terus menggenjot tubuh Liz.
"GYAAAAA!! kenapa ada adegan ini!!!" wajah Hana refleks memerah. Ia kembali melihat poster kecil yg tadia ia terima di bagian loket. Ternyata benar film ini ber-rating 17+.
"uwaaaa!!" Hana mengecilkan suaranya sadar kalau ini di bioskop.
Yoshiki tersenyum dengan seringainya melihat tingkah Hana.
Adegan seksual masih belum berakhir. Hana menoleh kekanan dan kekiri. Semua pasangan sibuk berpelukan. Bahkan di samping kiri Hana ada sepasang pasangan. Dimana si wanita tengah menyembunyikan kepalanya di bahu si pria.
"a-aku tidak mau melihat ini Jin-kun!" terderngar suara kecil si wanita.
Si pria mengelus kepala si wanita. "ahahaha kalau begitu bersembunyilah dulu disana" jawab si pria.
DEG! Seketika ada perasaan aneh muncul dalam diri Hana. Wajahnya murung.
Ini manusiawi bukan?
Kamis, 23 Oktober 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar