Rabu, 10 Desember 2014

Yami no Ai [Chapter 143]

Chap 143

Untung saja 2 dokter segera masuk dan membantu Yoshiki melepaskan alat-alat yang menempel pada tubuhnya.
Hana yang menggembungkan kedua pipinya di pojok ruangan karena sebal akan Yoshiki yang tak mau menuruti ucapanya hanya mendapa senyuman tipis dari Yoshiki.
"Hup" tiba-tiba tubuhnya seperti diangkat oleh seseorang dari belakang. Siapa lagi kalau bukan Yoshiki.
"Eh-eh!? Turunkan aku Yoshiki-kun!" lantas wajah Hana menjadi semerah tomat karena digendong secara bridal oleh pria yang tak mengenakan pakaian apapun untuk menutupi dada bidangnya yang berotot.
"Hn" Yoshiki hanya menyeringai tipis menatap wajah Hana yang memerah.

BRUK.
Yoshiki merebahkan tubuh Hana perlahan di atas ranjangnya yang sudah kembali rapih. Setelah itu Yoshiki berbaring di samping tubuh Hana.
"Gomen Yoshiki-kun... Aku memang bodoh..." ujar Hana menunduk.
Segera tangan Yoshiki meraih dagu Hana dan diangkatnya kepala Hana hingga membuat Saphire Hana bertabrakan dengan Onix kelamnya.
"Hn, Aku yang harusnya berkata begitu karena sudah menyakitimu"
BLUSH. Wajah Hana kembali memerah. Sungguh mahkluk di depannya sangatlah tampat. Apalagi dengan tatapan menusuk serba serius makhluk tersebut.
"Hn" Yoshiki malah menyeringai setelah menyadari guratan merah di pipi tan Hana.
'Chu' di kecupnya bibir Hana. Sontak Hana semakin memerah dibuatnya.
Namun entah mengapa, Hana berniat membalas ciuman Yoshiki.
Yoshiki mulai memasukan lidahnya. Ciuman itu menjadi memanas seketika.
Hana mempersilahkan bibir Yoshiki secara refleks.
Dilumatnya bibir Hana yang penuh saliva.
"uhmpp..." erang Hana.
Tubuh Yoshiki bergerak menindih tubuh Hana. Sementara kepalanya masih sibuk menekan ciumannya.
"hhh.... Hhh... Hh..." wajah Hana menjadi sayu dan memerah menatap Yoshiki.
Setelah merasa oksigen yang dihirup Hana sudah cuku, Yoshiki kembali melumat bibir Hana dengan ganas. Sementara tangannya mulai melepas satu per satu kancing kemeja Hana.
Diangkatnya tubuh Hana hingga sedikit terduduk. Lalu di tariknya kemeja Hana. Sekalian tangannya melepas kaitan bra Hana.
"Uh... Yoshiki-kun Ecchi!" Hana menatap Yoshiki dengan tatapan sayu.
Ditariknya bra Hana dengan sekali hentak, lepaslah bra itu. Hingga menampakan payudara Hana--yang menurut Yoshiki entah kenapa sedikit lebih besar dari kemarin-kemarin.
"Hn" Yoshiki menyeringai menatap tubuh bagian atas Hana yang telah telanjang.
"Umch..." segera dilumatnya gundukan di puncak payudara Hana.
"Kyaaaa" Hana berteriak kecil merasakan sensasi geli saat niplenya dimainkan oleh mulut dan tangan Yoshiki.
"Nghhhh..." Hana terus mengerang sementara mulut Yoshiki berputar-putar menyapu setiap inchi bangian dari niple Hana.
Dibuatnya kiss-mark dimana-mana dibagian oppai Hana.
Ciuman Yoshiki terus belanjut. Kecupannya perlahan turun ke arah perut.
Tangannya perlahan-lahan menurunkan celana training biru Hana berserta cdnya secara langsung.
Hana masih terpejam menahan sensasi geli yang menjalar di setiap bagian tubuhnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.