Chap 166
Bibirnya yang mengerucut lucu hampir tenggelam di balik selimut.
"Hhh... Aku tak habis pikir" Yui membalik badannya dari terlentang sampai menatap Hana. Dan seketika itu Yui sweatdrop menatap Hana yang sudah memejamkan mata dan bernafas dengan tenang.
"Cepat sekali tidurnya.... Hhh... Oyasumi" Yui ikut memejamkan matanya. Siap menuju alam mimpinya.
"Shampoo-nya ada di dekat shower ya Hana" teriak Yui dari luar kamar mandi.
Kedua orang tua Yui yang seorang investor tengah melakukan perjalanan bisnis ke Kyoto. Jadi untuk beberapa hari kedepan sepertinya Yui akan sendirian.
"Terima kasih Yui-chan!" sahut Hana dari dalam.
TOK... TOK... TOK!
Terdengar ketukan dari pintu utama rumah keluarga Umei.
"duuuh siapa lagi sih? Ini masih pagi kan!?" dengan menggerutu, gadis berambut lavender itu berjalan menuju pintu utama.
TOK! TOK! TOK! Suara itu masih terdengar. Sampai akhirnya Yui membuka pintu itu. Menampakkan sosok siswa yang sudah mengenakan seragam sekolah lengkap. Menyodorkan sebuah tas kecil ke arah Yui.
"Eh? Kuroto-kun?"
"Hari ini dia ada kegiatan basket. Di dalam tas itu ada seragam basketnya, dan bentou-nya"
Yui langsung menerima tas kecil yang disodorkan Yoshiki.
"Hhh... Sebenarnya apa sih yang terjadi dengan kalian" Yui menghela nafas.
"Saan Liam itu bukan selingkuhanmu kan?"
"Hn, bukan"
"Sudah kuduga... Hhh... Hana masih polos sih... Dan lagi sepertinya ia cukup sensitiv"
"Hn, kalau begitu kutitipkan itu padamu" Yoshiki segera berbalik badan lalu menuju mobilnya yang terparkir di halaman depan rumah keluarga Umei.
"Baru kali ini aku berangkat sekolah sambil jalan kaki! Rasanya menyenangkan!" Hana bersorak sambil berjalan di koridor kelas.
"Kau terbiasa naik mobil Yoshiki sih"
"Ya begitulah... Jaa aku masuk kelas dulu ya Yui-chan" Hana segera memasuki kelasnya yang berada paling awal mereka lalui. Tentu saja, Hana kelas 2-1. Sementara Yui kelas 2-5.
"Jaa" Yui melambaikan tangannya sambil tersenyum.
"Yosh! Ohayoo" Hana segera meneriakkan kata selamat pagi dengan bersemangat begitu memasuki ruang kelasnya yang cukup suram itu.
" ... ." tak ada jawaban. Ini lah kelas dari para genius. Para genius yang seolah menganggap sapaan itu tidak penting.
"Ohayoo Rayumi-chan" Suzaku dari belakang Hana menjawab.
Hana segera berbalik untuk melihat wajah tampan pria berkulit tan itu.
Suzaku menatap wajah Hana dengan senyumannya.
Dan mereka pun berjalan bersama menuju bangku mereka melewati bangku Yoshiki yang tengah sibuk membaca sebuah buku.
Sesekali mata onix-nya itu melirik wanitanya yang sekarang tengah meletakan tasnya di atas mejanya. Ditatapnya wajah Hana yang tengah tersenyum membicarakan sesuatu dengan Suzaku.
"Hn..." ia berguman.
Ponselnya tiba-tiba bergetar. Dilihatnya segera notifikasi yang ada di ponselnya. Ternyata sebuah email baru saja masuk.
Sesuai dugaan, email itu adalah email dari Saan Liam yang berisi,
"Ohayoo Yoshiki-kun. Kau benar-benar tampan hari ini. Aku semakin menyukaaaaaaimu [kiss]"
Rabu, 10 Desember 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar