Rabu, 10 Desember 2014

Yami no Ai [Chapter 168]

Chap 168

Bola memantul pada tiang ring, namun syukurlah arah pantulannya masuk ke dalam ring. Hingga menambah 3 point bagi kelompok Hana.
" ... ." Hana terdiam di tempatnya. Kepalanya ia tolehkan ke sana-kemari menyusuri bangku penonton.
Saat matanya tadi fokus ke arah ring basket, ia melihat... Melihat seorang siswa yang seolah nampak mencolok dari seluruh penonton.
Kuroto Yoshiki. Ia mencari siswa berambut kelam jaged itu.
"Hoy Rayumi ada apa!? Ayo cepat!" teriak sang kapten.
Hana mengangguk, ia kembali berlari mengejar bola. Tapi pandangannya tidak bisa fokus ke arah bola. Saphirenya masih diam-diam mengamati bangku penonton tadi. Mencari sosok yang kini sudah menghilang entah kenapa.
DUK.
Hana melakukan steal dari pemain lawan. Namun dia kembali dihadang oleh dua pemain lawan lagi.
Di saat ia harus segera memikirkan cara agar meloloskan diri dari hadangan dua pemain yang lebih tinggi darinya, sudut kepalanya masih memusingkan masalah penglihatannya tadi.
Benarkah tadi Yoshiki kemari? Menontonnya? Atau hanya imajinasinya yang berharap Yoshiki tengah memerhatikannya?
"Tidak tidak... dia pasti sedang bermesraan dengan Saan Liam itu" batin Hana miris.
DUK.
Bola Hana dicuri tiba-tiba.
"SHIMATAAA!!" Hana berbalik sambil berteriak keras.
Di kejarnya si pencuri dengan kecepatan penuh. Dicurinya kembali bolanya.
"uwoooo!!" Hana meloncat setinggi mungkin.
"KUROTO YOSHIKI SIALAN!" Teriaknya sambil melemparkan bola basket ke arah keranjang dengan segala emosi yang ada dalam dirinya.
Bola yang penuh dengan tekanan itu melambung tinggi, dan meluncur jatuh tepat di tengah-tengah keranjang basket.
"PRIIIT. 3 POINT!"

"Hoy, kau menyebut nama Kuroto Yoshiki lalu ditambahi kata 'sialan' diakhirnya saat menembakan 3 point. Kau kenapa?" Jouheki Sayu menatap Hana yang tengah memakai jaket birunya dengan sweatdrop.
Kini lapangan in-door basket sudah sepenuhnya sepi. Setelah latih tanding dimenangkan oleh tim Sayu dengan skor 89-63 .
Hana mengerucutkan bibirnya mendengar pertanyaan kaptennya itu.
"Jangan ingatkan aku lagi dengan itu Sayu-senpai"
"Hhh... Ada apa dengan hubungan kalian?" Sayu mulai mengangkat tas basketnya.
Sudah bukan berita asing lagi jika Kuroto Yoshiki si "cold prince" berpacaran dengan Rayumi Hana si "Hyperactive".
"Tidak ada yang terjadi" Hana mulai merapikan tas basketnya. Mulutnya masih mengerucut sebal.
"Hahaha, sudah ya aku tinggal dulu. Aku harus segera ke restoran. Jaa" gadis berambut kebiruan itu berjalan meninggalkan Hana sambil melambai.
"Jaa" jawab Hana.
Jouhei Sayu adalah kapten basket dari tim utama basket Mirai no Gakoo. Sebenarnya semua tim Sayu juga. Ia juga memiliki kerja paruh waktu di sebuah restoran Soba di dekat stasiun. Kedua orang tuanya sudah meninggal. Ia harus bertahan untuk menghidupi dirinya sendiri dan untuk segala cita-citanya.
Hana menghela nafas berat dan mulai mengangkat tas basketnya.
Kalau diingat-ingat, sebelum ia bertemu Yoshiki juga ia bekerja paruh waktu.
'CESSS--' Sebuah benda dingin menempel pada pipi Hana.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.