Rabu, 10 Desember 2014

Yami no Ai [Chapter 148]

Chap 148

Dan kembali terlihat wajah pucat pria berambut merah bernama Arashi Tomuro.
"Mau makan malam?" tanya Tomuro langsung.
"He? Ehm... Boleh. Sebentar aku berganti pakaian dulu" Hana pun menyanggupinya.

"Coba jelaskan padaku Tomuro-kun, alasanmu mengajakku ke restoran membosankan seperti ini" ujar Hana sambil menatap Tomuro datar.
"Menu disini enak-enak loh. Aku suka waffle-nya" Tomuro langsung duduk begitu menemukan meja yang pas untuknya. Hana juga mengikutinya.
"Hanya waffle?"
"Kau pasti suka" jawab Tomuro yakin.
"Hhh.... Asal kau yang traktir tak masalah sih"
"Dasar kau ini" Tomuro sweatdrop. "Ohya, kenapa kau malah mengenakan topi dan jaket?"
"Ini?" Hana menunjuk topi biru yang menutupi kepala hitamnya. "entahlah... Ingin saja..."
"SUGOII!! TIAP GIGITANNYA MELELEH DI MULUT! UHMMMM" Hana setelah berteriak-teriak tidak jelas mulai terbuai dengan saus strawberi yang meleleh di mulutnya.
"Sudah kubilang kan kau pasti suka" Tomuro tersenyum menatap Hana.
Letak meja mereka berada di dekat cermin yang menghadap ke jalan raya. Hana duduk membelakangi kaca. Dan Tomuro duduk menghadap kaca.
"UHM! LAIN KALI AJAK AKU KEMARI LAGI YA TOMURO-KUN!!" Hana masih sibuk merasakan tiap lelehan saus strawberi di mulutnya.
"Iya iy--" Tomuro terdiam menyadari ada hawa aenh di restoran itu. Setelah ditolehnya ke sana kemari di dapatinya si pembawa hawa aneh. Yoshiki Kuroto tengah berjalan bersama Hazel memasuki restoran yang sama dengannya.
Untung saja Hana masih sibuk dengan waffle-nya. Kalau tidak mungkin Hana sudah berteriak-teriak tadi.
"Hana-kyun..." ujar Tomuro pelan.
"Itu Yoshiki-kun kan?" Hana tidak memperdulikan panggilan Tomuro dan malah memperhatikan ke meja yang ada di seberangnya.
"Kenapa dia disini? Bersama Hazel?" tanya Hana tanpa mengalihkan pandangannya.
"Mungkin istirahat sebentar. Kau tahu Yoshiki sangat sibuk sepertinya"
" ... ." Hana tak menyahuti. Saphirenya sibuk mengamati bagaimana Hazel tertawa dan bercakap-cakap dengan Yoshiki. Walau wajah Yoshiki nampak menunjukan wajah tidak tertarik dan bosan.
Seorang pelayan membawakan sepiring desert di meja Yoshiki.
Hazel segera memindahkan beberapa desert yg diingininya pada piring kecil B&B-nya dan B&B Yoshiki.
" ... ." Hana hanya menatap datar semua perlakuan Hazel.
Saat Hazel meletakan piring berisi desert di depan Yoshiki, pria tampan itu tersenyum tipis. Oh demu Dewa Athena!! Yoshiki Kuroto nampak gagah dengan setelan jasnya, ditambah sekarang ia baru saja tersenyum tipis. Oh! Sangat tampan.
DEG
Ada yang aneh dari dada Hana tiba-tiba.
"Tomuro-kun..." Hana berujar pelan.
"Ya?"
"Kenapa Yoshiki-kun tak mengenaliku...?"
"Mungkin karena topi dan jaketmu"
"Kenapa Yoshiki-kun tak menegalimu?"
"Entahlah. Dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya mungkin"
"Sebenarnya Yoshiki-kun sedang apa?!?"
"Proyek besar persiapan untuk memiliki dunia ini"
"Hmm.... Begitu ya Tomuro-kun..." guman Hana.
SRAAAAK
Hana segera bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.